Apa! Pembunuhan Engeline Diduga Sudah Direncanakan Margriet
Tim Kuasa Hukum tersangka Agustinus Tai Hamdamai, Haposan Sihombing, mengatakan kliennya sempat menyatakan ada sebuah lubang sebelum mayat E...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/apa-pembunuhan-engeline-diduga-sudah.html
"Berdasarkan pengakuan Agus, dia sempat diperintahkan Margriet menggali lubang untuk mengubur jasad Engeline di belakang rumah. Ternyata di lokasi itu sudah ada lubang. Agus lalu menggali kembali lubang itu hingga sedalam sekitar 40-50 sentimeter," jelas Haposan saat dihubungi ROL, Kamis (25/6).
Setelah itu Agus menguburkan jasad Engeline di lubang tersebut. Tersangka juga mengaku sempat membenarkan letak jasad bocah berusia 8 tahun itu.
Haposan menuturkan, berdasarkan pengakuan Agus, kejadian itu terjadi pada 16 Mei. Saat melakukan penguburan jasad, Agus mengaku berada di bawah perintah Margriet.
Berdasarkan temuan lubang yang sudah ada itulah, Haposan mengatakan ada kemungkinan pembunuhan Engeline sudah direncanakan sebelumnya.
"Patut diduga, sudah ada perencanaan sebelumnya. Yang patut dicurigai adalah mengapa saat ditemukan, lubang dalam kondisi ditutupi? Apakah pemilik rumah benar-benar tidak mengetahui perihal lubang itu?" kata Haposan.
Jika hasil penyidikan membenarkan adanya dugaan pembunuhan berencana, maka pelaku utama terancam dijerat pasal 340 KUHP. Berdasarkan keterangan Agus dalam BAP terakhir, Margriet-lah yang membunuh Engeline. Saat itu, Agus melihat Margriet menjambak lalu membenturkan kepala Engeline ke lantai.
"Kami tetap menyerahkan pembuktiannya kepada aparat kepolisian. Fokus kami tetap membela Agus sebagai pihak yang bersalah karena ikut membantu menguburkan jasan Engeline, bukan membunuhnya," tambah Haposan.
