flatnews

Bocor -Bocor Awas Pencurian LPG 12 Kg

 Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Gas dan Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok Athar Susanto mengungkapkan pelaku pengurangan LPG 12 kg ...





 Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Gas dan Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok Athar Susanto mengungkapkan pelaku pengurangan LPG 12 kg di Depok bukan anggotanya.



"Bukan, bukan anggota Hiswana Migas Depok. Kami tidak kenal sama sekali tersangka," ujarnya saat dihubungi, Jumat (26/6/2015).



Menurutnya, setiap anggota Hiswana Migas memiliki lokasi usaha dan sejumlah fasilitas resmi mobil berpelat khusus dari Pertamina hingga plang dengan perusahaan berbadan hukum.



Dia menjelaskan di Depok hanya terdapat empat agen resmi penyalur gas. Sedangkan, nama agen Kurnia Tebu yang pemiliknya digelandang polisi tidak terdaftar dalam keanggotaannya.



"Kalau kami menduga pelaku bukan asli orang Depok, tetapi dari kawasan Jakarta Timur. Sebab tempat usahanya adalah perumahan bukan tempat khusus," ujarnya.



Menurutnya, harga resmi LPG 12 kg di tingkat agen untuk didistribusikan ke tingkat pangkalan rerata mencapai Rp148.000 per tabung, sementara yang dijual mafia tabung gas Tebu Kurnia dijual Rp141.000.



"Ini jelas sudah patut dipertanyakan. Sebab setiap agen yang mendirikan usaha harus punya IMB, SIUP dan persyaratannya lainnya harus lengkap," katanya.



Dia menambahkan pelaku pengurangan isi tabung gas di Depok merupakan pemain lama. Untuk itu dia berharap aparat dan dinas terkait serius mengungkap kasus tersebut.





"Kita harapkan selesai Lebaran ini petugas agar lebih intensif menyisir pangkalan termasuk outlet dan warung-warung. Tanya saja mereka dapat gas dari mana dan harganya berapa. Jangan hanya sweeping di agen-agen saja," kata dia.



Athar mengaku cukup sulit membedakan tabung gas murni dan oplosan. Hanya saja, lanjutnya, konsumen perlu teliti setiap membeli tabung gas dengan mengecek timbangan, tutup plastik dan plastik stepsilnya.



Sebelumnya, Polresta Depok berhasil membekuk tersangka pengurangan tabung gas berukuran 12 kg bernama Erwin Kurnia, 35.



Tersangka diduga telah melakukan usahanya itu selama dua tahun.



Modus yang dilakukan tersangka adalah mengurangi gas berisi 12 kg ke tabung kosong. Setiap tabung kosong diisi 1 kg untuk dijual ke 15 daerah di Depok.















Sumber : Bisnis  

Related

Bisnis Ekonomi 7297962950654499257

Follow Us

Populer

Terkini

Terkomentari

Ads

Ads

Media Persatuan

Kami Hadir Sebagai media pemersatu Indonesia dan mampu menginspirasi anak bangsa dengan berlandaskan semangat nasionalisme-kebangsaan.

item