Nauzubillah! "Apakah Harus Ada Gejolak Alam Agar Indonesia Bersatu"
Pernyataan menggelitik dilontarkan mantan staf khusus bidang bantuan sosial dan bencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief, soal ...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/nauzubillah-harus-ada-gejolak-alam-agar.html
“Setelah Indonesia merdeka, momentum persatuan itu sangat jelas terlihat di saat alam bergejolak. Apakah harus ada ancaman agar bersatu?” tulis Andi Arief di akun Twitter @AndiArief_AA.
Mantan aktivis PRD itu membeberkan sejumlah fakta bahwa bencana alam menjadi momentum terciptanya toleransi di setiap kalangan masyarakat di Indonesia.
“Jika alam bergejolak, tak pernah bertanya agama Anda apa. Semua agama sama di hadapan alam yang bergejolak. Semua agama sama dalam menghadapi kematian. Belajarlah bagaimana umat beragama saling mencintai di masyarakat Sinabung,” tulis @AndiArief_AA.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gunung Sinabung kembali mengeluarkan awan panas hingga sepanjang 4,5 kilometer pada Senin (22/06). Awan panas meluncur ke tenggara-timur gunung. Sementera ketinggian debu mencapai 4 kilometer ke arah timur-tenggara.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Surono menghimbau agar masyarakat mewaspadai dan tidak beraktifitas terutama dalam radius 7 kilometer. “Agar masyarakat tidak beraktivitas dalam daerah bahaya, karena jangkauan awan panas cenderung semakin jauh dari puncak Gunung Sinabung,” Surono (23/06).
