Subsidi Listrik 450 VA dan 900 VA Dicabut Pemerintah Cuma Catat 15 Juta Orang Miskin.... Yang Melarat Lebih Banyak Kan?
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan distribusi subsidi listrik 450 VA dan 900 VA menggunakan kartu. Rencana realisa...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/subsidi-listrik-450-va-dan-900-va.html
Kata Menteri ESDM, Sudirman Said, pemerintah tidak akan menghapus subsidi listrik untuk dua kelompokn tersebut. Hanya saja, distribusinya dibuat lebih simple dan terarah, yakni menggunakan 'kartu sakti' yang kini dalam pembahasan di kabinet.
"(Kartu) seharusnya siap, karena sudah dibahas di sidang kabinet," seperti dikutip inilahcom, Rabu, 24 Juni 2015.
Saat pembahasan di kabinet, lanjut Sudirman, alokasi subsidi listrik diharapkan secara langsung dan terintegasi dengan sistem kartu.
Sudirman menambahkan, perubahan metode distribusi subsidi listrik ini, berangkat dari melesetnya sasaran. Niat baik pemerintah dalam untuk membantu masyarakat menengah ke bawah, jauh dari harapan.
Dari data yang diperoleh, 44 juta rumah tangga merupakan pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA.
"Sekitar 22 juta pelanggan itu 450 VA dan sisanya 900 VA. Mereka hanya bayar listrik 30 persen dari harga keekonomian," ujarnya.
Namun, dari jumlah pelanggan yang dikategorikan kalangan menengah ke bawah itu, pemerintah mencatat jumlah orang miskin di Indonesia hanya mencapai 15 juta. Akibatnya, banyak kalangan menengah ke atas yang justru menikmati subsidi dengan menjadi pelanggan PLN berdaya 450 VA dan 900 VA.
