Waduh Waduh, Parah! Sampai Hakim Pun Ikut Menyarankan Kubu Agung Dan Ichal Damai Loch
Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Lilik Mulyadi, menawarkan kubu Munas Ancol mengambil jalan damai dengan kubu Munas Bali...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/waduh-waduh-parah-sampai-hakim-pun-ikut.html
"Ibarat kalian ini satu saudara, apa masih dimungkinkan bisa damai? Banyak yang rugi loh, Negara juga rugi. Partai itu merupakan aset nasional, apakah mungkin (damai)?" tanya hakim Lilik, di dalam persidangan di PN Jakut, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (25/6).
Perwakilan kubu Munas Ancol, yaitu Waketum Golkar Yorrys Raweyai, menjelaskan, usai Munas Bali dan Munas Ancol digelar, sudah ada upaya damai. Proses damai telah melibatkan oleh sesepuh, pini sepuh dan kader poros Partai Golkar. Hingga dibentuk tim rekonsiliasi, namun belum ada kesepakatan.
"Proses itu kami coba untuk mencari yang terbaik dengan mekanisme untuk kebaikan partai. Kami berpikir bagaimana menyelamatkan Partai Golkar sebagai aset bangsa," ucap Yorrys.
Mendengar jawaban Yorrys, hakim lantas mengingatkan bahwasanya menjelang putusan masih dimungkinkan adanya upaya damai. Namun, semua keputusan tetap di tangan kedua belah pihak, apabila tidak ada kesepakatan damai, maka majelis hakim tetap memutus siapa yang kalah dalam perkara ini.
"Alangkah baiknya damai. Kalau sampai diputus ada yang kalah dan ada yang menang. Semua saya serahkan kepada saudara, kira-kira mau mengambil formula yang mana," saran Lilik kepada Yorrys.
"Begini majelis hakim, bahwa tanggal 30 Mei lalu, terjadi kesepakatan bersama, kedua ketua umum baik Munas Ancol maupun Munas Bali dan disaksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla kami telah melakukan islah agar Golkar bisa mengikuti pilkada. Di mana batas pendaftaran 26 sampai 28 juli mendatang," terang Yorrys.
"Dari islah ini dibentuk tim 5 dan tim 10. Tim 10 kami sudah bekerja, akan melakukan pertemuan keempat kali. Kami sebagai partai, tawaran (damai) secara pribadi saya sangat sulit untuk menerima secara akal sehat. Tetapi begini proses menuju islah kami sedang upayakan, tim 10 sedang bekerja," lanjutnya.
