Walah Ahok Ternyata Cari Pencitraan Saja
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana menilai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan pencitraan saat melaporkan dugaan ada...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/walah-ahok-ternyata-cari-pencitraan-saja.html

Menurut pria yang akrab disapa Haji Lulung itu, Ahok sebenarnya yang harus bertanggung jawab atas adanya dugaan korupsi dalam APBD DKI Jakarta. Sebagai Wakil Gubernur, pelaksana tugas, dan Gubernur DKI Jakarta tahun lalu, Ahok menurut Lulung harus bertanggungjawab atas seluruh penggunaan dana APBD 2014.
"Apa yang dilakukan Ahok bukan semata-mata tulus untuk membongkar kasus korupsi. Pak Ahok terlihat jelas dalam persoalan memberantas korupsi ini mencari pencitraan," kata Lulung di Jakarta, Jumat (26/6).
Lulung mencontohkan kasus dugaan penggelembungan anggaran pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD-P 2014. Ahok dalam kasus ini dinilainya punya tanggung jawab lebih besar. Pasalnya sebagai eksekutif di Jakarta, seluruh proses lelang dan belanja barang dilakukan langsung olehnya dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Politisi dari PPP itu juga melanjutkan, jika korupsi masih terjadi di lingkup Pemprov DKI Jakarta tahun ini, maka Ahok ia nilai tidak menjalankan tugasnya sebagai Gubernur dengan baik di ibu kota. (Baca juga: Lulung Tunjuk Ketua Komisi Tak Melapor Soal Pengadaan Scanner)
Pasalnya, tahun ini APBD bisa cair dengan terbitnya Peraturan Gubernur, tanpa keterlibatan DPRD.
Ahok menerbitkan pergub lantaran ia menilai ada dana siluman dalam RAPBD 2015 hasil pembahasan bersama eksekutif dan legislatif. Karena kisruh berlarut-larut, maka APBD 2015 DKI Jakarta pun diputuskan melalui penerbitan Pergub sejak April lalu.