Bagaimana Sih Sikap Orang Yang DI Caci Saat Sedang Berpuasa?
Alhamdulillahirabbil’alamin. Imam Al-Bukhari Rahimahullah, meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Puasa adalah peris...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/bagaimana-sih-sikap-orang-yang-di-caci.html
Nabi saw menambahkan, “Demi Dzat yang menguasai jiwaku, bau yang keluar dari mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau kesturi, (Allah berfirman perihal orang yang berpuasa), ‘Dia telah meninggalkan makanan, minuman dan syahwatnya demi Aku (Allah). Puasa adalah untuk-Ku. Akulah yang akan memberinya pahala, satu kebaikan akan dibalas dengan sepulu kali lipat.” (HR Bukhari, No. 1894).
Namun jika yang dimaksud dengan kalimat “memeranginya” adalah “mencaci-makinya,” maka maksud hadits tersebut adalah; hendaknya dia tidak membalas perbuatan orang itu dengan perbuatan yang sama, tetapi hendaknya ia mengatakan; ‘Sesungguhnya aku sedang puasa.”[1] Inilah ajaran-ajaran Islam yang mulia, yang mengajak kepada akhlakul karimah. Demikianlah, dan segala puji dan keagungan hanya milik Allah.
