flatnews

Inilah Sejumlah Bukti Pembunuhan Si Kecil Engeline

Kasus pembunuhan bocah malang bernama Engeline hingga kini masih terus dalam penyidikan pihak kepolisian. Dalam kasus tersebut, polisi telah...





Kasus pembunuhan bocah malang bernama Engeline hingga kini masih terus dalam penyidikan pihak kepolisian.



Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan tersangka yakni Agustinus Tae yang merupakan pembantu rumah tangga yang bekerja di rumah ibu angkat Engeline, Margriet.



Diketahui, Engeline, bocah berusia delapan tahun yang pernah dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015 lalu, ternyata ditemukan telah menjadi mayat dan dikubur di belakang rumahnya di Jl Sedap Malam, Denpasar.

Polisi yang melakukan pengangkatan jenazah Engeline menemukan sejumlah luka lebam serta bekas jeratan tali di bagian leher korban. Polisi pun masih terus menelusuri kasus pembunuhan bocah malang tersebut.

Dalam perkembangannya, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berhubungan dengan pembunuhan Engline.



Berikut beberapa temuan tersebut:



Lubang Tempat Dikuburkan Engeline

Lubang yang berada di dekat kandang ayam dan digunakan sebagai kuburan Engeline ternyata sudah ada beberapa hari sebelum kematian Engeline. Margriet mengatakan bahwa lubang itu digunakan untuk membuang kotoran ayam.



Pengacara Agus, Hotman Paris Hutapea mengaku curiga dengan adanya lubang tersebut. Menurutnya tidak mungkin majikan (Margriet) tidak menyadari bahwa lubang tersebut sudah tertutup dan ditutupi dengan bilah bambu dan makanan ayam persis saat anak angkatnya hilang.



Bercak Darah dan Sidik Jari

Bercak menjadi salah satu temuan polisi yang memberatkan Margriet. Bercak darah ini banyak ditemukan di kamar Margriet dan Agus dan di beberapa tempat di rumahnya. Namun sampai saat ini belum diketahui siapa pemilik bercak darah tersebut.



Direncakan, Yvone dan Christina, kedua kakak angkat Engeline akan diambil sampel darahnya untuk dicocokkan dengan sampel darah yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).



Selain itu, beberapa orang lainnya yang tinggal di rumah itu juga akan diperiksa sampel darahnya untuk dicocokkan.



Selain pemeriksaan darah, tim forensik juga akan pemeriksaan sidik jari di sekitar TKP. Setiap sampel sidik jari akan diambil untuk dicocokkan dengan sidik jari yang ada di beberapa bukti pembunuhan.





Tali, Sekop dan Cangkul

Seutas tali ditemukan di samping jenazah Engeline. Diduga tali ini digunakan si pembunuh untuk mengikat korban. Setelah dilakukan penelusuruan, ternyata tali ini adalah tali gorden yang hanya ada di kamar Margret, ibu angkat Engeline.



Sekop dan cangkul juga dianggap sebagai barang bukti yang kemungkinan digunakan untuk menggali dan menguburkan Engeline ke dalam lubang. Kedua benda ini ditemukan di belakang kandang ayam, di

dekat lubang tempat Engeline ditemukan.



Baju Kaos dan Celana Agus

Selain menemukan boneka dan sprei di lubang tempat Engeline ditemukan, polisi menemukan baju kaos dan celana panjang yang diduga adalah milik Agus.



Menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing mengatakan bahwa Agus dipaksa dan diancam oleh Margriet untuk memasukkan serta baju dan celana yang ia kenakan saat akan menguburkan Engeline.

Sandal



Polresta Denpasar juga menyita sandal milik Margriet, ibu angkat Engline dari villa yang disewa oleh Yvone, anak Margriet dengan suami pertamanya. Namun belum dipastikan kaitan sandal itu dengan kasus pembunuhan Engeline.















Sumber: inilah

Related

News 2567115901947639765

Follow Us

Populer

Terkini

Terkomentari

Ads

Ads

Media Persatuan

Kami Hadir Sebagai media pemersatu Indonesia dan mampu menginspirasi anak bangsa dengan berlandaskan semangat nasionalisme-kebangsaan.

item