flatnews

Semakin Jelas! Dengan Bukti Ini dan Rekaman Pengaturan Skor ISL Sudah Cukup

Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengatakan, pihaknya sudah menerima sejumlah bukti terkait dugaan pengaturan skor di Indonesia Sup...









Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengatakan, pihaknya sudah menerima sejumlah bukti terkait dugaan pengaturan skor di Indonesia Super League (ISL), termasuk bukti rekaman. Meski begitu, alat bukti dalam laporan itu dinilai belum cukup.



“Belum, belum. Alat buktinya belum cukup,” ujar Budi Waseso di kompleks Mabes Polri, Jumat (26/6/2015).



Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, pelapor hanya memberi rekaman percakapan dua orang yang berisi pengaturan skor pertandingan sepak bola. Dia mengatakan, masih akan memeriksa rekaman itu.



“Apakah benar rekaman itu berkaitan dengan orang yang mengatur skor atau bukan. Itu kita periksa,” ujar dia.





Selain itu, penyidik masih terus berkoordinasi dengan pelapor. Penyidik meminta data-data yang mendukung laporan tersebut. Buwas tak menjelaskan lebih detail data-data apa saja yang akan diminta. Buwas berjanji jika data-data tersebut dirasa sudah cukup, penyidik akan mulai memanggil saksi-saksi perkara tersebut.



Tim advokasi #IndonesiaVSMafiabola telah memberi indormasi soal skandal pengaturan skor di liga dalam negeri yang terjadi mulai dari kurun waktu 2000 hingga 2015. Dalam membuat laporan, terdapat juga “pemain” pengaturan skor atau match fixing berinisial BS, yang kemudian menjadi justice collaborator.



Ketua tim Advokasi #IndonesiaVSMafiabola, Asep Komarudin, mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung, di antaranya rekaman. Tim advokasi juga menyerahkan nama-nama yang akan diajukan sebagai saksi atas kasus itu.

















sumber: kompas

Related

Sports 3349723608298893878

Follow Us

Populer

Terkini

Terkomentari

Ads

Ads

Media Persatuan

Kami Hadir Sebagai media pemersatu Indonesia dan mampu menginspirasi anak bangsa dengan berlandaskan semangat nasionalisme-kebangsaan.

item