Sstt.... Ini Hitung-hitungan 'Kemewahan' Acara 'Ngunduh Mantu' Jokowi Habis Lebaran
Hingga saat ini rakyat Indonesia masih menunggu realisasi komitmen Presiden Joko Widodo yang menegaskan akan menggelar resepsi ‘ngunduh mant...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/sstt-ini-hitung-hitungan-acara-mantu.html
Pengamat politik Ahmad Baidhowi berharap Jokowi menggunakan standar yang jelas dalam menilai kesederhanaan sebuah pesta resepsi pernikahan. “Harusnya Jokowi tidak usah mengatakan sederhana. Sebagai kepala negara itu punya standar sendiri dalam menyelenggarakan acara. Kalau mengatakan sederhana, di mata rakyat beda lagi,” tegas Baidhowi kepada intelijen (26/06).
Menurut Baidhowi, di mata rakyat, terutama rakyat kecil, pesta ngunduh mantu Gibran Jokowi digelar secara mewah, salah satunya menggunakan tempat resepsi yang cukup mewah.
Baidhowi membeberkan penyelenggaraan resepsi Gibran-Selvi di Solo yang digelar secara berlebihan, di mana hal itu tidak sesuai dengan pernyataan Jokowi, yang katanya akan digelar sederhana.
“Itu kebaya Selvi bertahtakan berlian, itu ratusan juta. Artinya, acara di Solo saja sangat mewah. Jokowi tidak bisa mengelak, acara yang diselenggarakan pihak perempuan -yang katanya dari kalangan biasa- digelar sangat mewah,” jelas Baidhowi.
Ngunduh mantu Gibran-Selvi akan digelar secara berlebihan? “Kita tunggu saja apakah sesuai dengan pernyataan Jokowi yang akan menyelenggarakan ngunduh mantu secara sederhana,” kata Ahmad Baidhowi.
Tak hanya itu, Baidhowi juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan audit acara pernikahan Gibran-Selvi di Solo maupun ngunduh mantu di Jakarta. “KPK harus berani melakukan audit anggaran, termasuk anggaran penjagaan pihak kepolisian, Paspampres. Itu semua kan menggunakan anggaran negara,” tegas Baidhowi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan akan menggelar acara ‘memetik mantu’ di Jakarta. “Ada rencana nanti ngunduh mantu di Jakarta, habis Lebaran,” kata Jokowi (08/06).
