Sukses Gusur PKL dan Tidak Batasi Gerai Ritel, Ahok Langsung Dapat 'Hadiah' Bus Tingkat ....Ekonomi Kerakyatan Ditindas
Jumlah minimarket yang terus bertambah sempat mencuat peraturan di Pemprov DKI Jakarta akan membatasinya. Terkahir Wakil Gubernur DKI Jakart...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/06/sukses-gusur-pkl-dan-tidak-batasi-gerai.html
Namun sayang beberapa hari kemudian, Gub DKI, Basuki Tjahaja Purnama membantahnya dan mengatakan minimarket di Jakarta tidak dibatasi (10/1/2015).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak membatasi keberadaan mini market di Jakarta. Namun hanya memperketat pengawasan yang telah beroperasi.
Jika melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Perpasaran Swasta yang saat ini tengah dalam pembahasan untuk direvisi izinnya langsung dicabut. “Kalau kamu melanggar, berarti harus tutup kan? Apalagi kalau tanpa izin. Ya tutup juga kalau izinnya enggak jelas,” ujar Ahok di Balaikota, Jumat (9/1).
Namun enam bulan pasca Ahok membebaskan pengusaha minimarket membuka gerainya tanpa membatasinya, Jumat (26/6) PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pemilik jaringan ritel Alfamart Alfamidi) memberikan sumbangan satu buah bus pariwisata kepada PT Transjakarta. Tak tanggung-tanggung bus bertingkat dua ini merupakan bus asal pabrikan di Jerman. Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Penandatanganan itu dilakukan oleh Corporate Affairs Director Alfamart Solihin dan Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih. Solihin mengatakan, proses pengadaan bus itu membutuhkan waktu yang cukup lama. “Bus tingkat keluaran Mercedes-Benz ini diimpor dari Jerman dan dirakit di Magelang. Sehingga prosesnya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun,” ucap Solihin di Balai Kota, Jakarta, Jumat (26/6).
Bus didesain spesifik sesuai dengan standar Bus City Tour yang telah beroperasi, mulai dari kapasitas kursi hingga fasilitasnya. “Kami berupaya memberikan kualitas terbaik bagi warga dan wisatawan Jakarta,” kata Solihin.
Dia menyatakan, bus tingkat itu merupakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Diharapkan, pemberian bus itu dapat membantu Pemerintah Provinsi DKI dalam mempromosikan objek-objek wisata di Jakarta. “Semoga dengan bertambahnya bus pariwisata ini, sektor pariwisata di Ibu Kota dapat lebih berkembang,” ungkap Solihin.
sumber: fastnewsindonesia
