flatnews

Gawat! Warga NTT Kelaparan Karena Gagal Panen? Ini Tanggpan Mensos

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengklarifikasi kabar yang menyebut terjadi peristiwa kelaparan di beberapa kabupaten di Nusa Tengga...











Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengklarifikasi kabar yang menyebut terjadi peristiwa kelaparan di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Khofifah, yang terjadi di sana bukanlah kelaparan melainkan rawan pangan akibat gagal panen.



"Yang kami temukan mereka itu rawan pangan, bukan kelaparan. Kenapa rawan pangan? Karena mereka ada gagal tanam dan gagal panen," ujar Khofifah di Istana Kepresidenan, Jumat (26/6/2015).



Khofifah menjelaskan, peristiwa rawan pangan yang terjadi di Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan siklus tahunan.



“Rawan pangan yang terjadi di TTS merupakan siklus tahunan. Daerah tersebut mengalami rawan pangan karena kekeringan, sehingga berdampak pada gagal panen,” jelasnya.

Khofifah mengaku Kemensos sudah mengirim tim untuk menyalurkan bantuan ras dan sembako untuk disalurkan kepada masyarakat yang dilanda rawan pangan.







“Kami telah menyiapkan beras. Jagung juga disiapkan pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Menurutnya, yang diperlukan daerah tersebut adalah sumur bor, normalisasi sungai, dan pembuatan embung.



Sebanyak 11 anak balita di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia akibat terkena gizi buruk dalam kurun waktu lima bulan yaitu Januari-Mei 2015.



Secara keseluruhan, sebanyak 330.214 anak balita yang ditimbang di 21 Kabupaten dan satu kota di NTT, terdapat 1.918 anak balita yang menderita gizi buruk tanpa kelainan klinis, 10 anak balita yang menderita gizi buruk dengan kelainan klinis, yakni 8 anak balita mengalami gizi buruk marasmus dan dua anak balita dengan gizi buruk maras kwash.

















sumber: fastnewsindonesia

Related

Nusantara 9022377355635512463

Follow Us

Populer

Terkini

Terkomentari

Ads

Ads

Media Persatuan

Kami Hadir Sebagai media pemersatu Indonesia dan mampu menginspirasi anak bangsa dengan berlandaskan semangat nasionalisme-kebangsaan.

item