Wanita Persatuan Ummat Islam (PUI) Tebar Cinta di Rutan Pondok Bambu
10 Ramadhan yang bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2015 menjadi momentum berbagi kebahagiaan bagi Wanita PUI. Kali i...
http://mediapersatuannews.blogspot.com/2015/07/wanita-persatuan-ummat-islam-pui-tebar.html
10 Ramadhan yang bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2015 menjadi momentum berbagi kebahagiaan bagi Wanita PUI. Kali ini, Wanita PUI menebar cinta kepada sesama dengan mengunjungi warga binaan di Rutan Pondok Bambu. Rombongan para pengurus pusat Wanita PUI yag berjumlah kurang lebih 12 orang, sampai di Rutan Pondok Bambu
Sesaat sebelum kumandang adzan Ashar (27/6/2015). Setelah melewati pos penjagaan yang mengijinkan kami masuk dan meninggalkan KTP serta diberi cap di tangan, kami pun menuju mushollah Al-Ikhlas yang berada di sebelah kanan depan Rutan. Di sana sudah ada sekitar 180 orang warga binaan yang sudah siap melaksanakan sholat ashar berjamaah yang akan kami temui.
Setelah menunaikan sholat Ashar, kami di sambut dengan senandung qosidah dari grup qosidah warga binaan. Sekitar 12 warga binaan yang tergabung dalam grup ini. Thola'al badru, Ramadhan, dan beberapa lagu yang dinyanyikan berhasil membuat hati kami tenang setelah sebelumnya ada sedikit rasa takut, karena ini adalah pengalaman pertama datang ke Rutan. Acara dibuka dengan pembacaan basmallah dan intishab PUI oleh MC.
Suasana makin bertambah syahdu saat Kholid Misy'al Zaidi (9tahun) melantunan ayat Al-qur'an. Surat An-Naba yang mengalir dari lisan bocah ini membuat hati-hati kami haru. Terlihat banyak warga binaan dan hadirin yang menyusut air matanyakarena haru. Dalam sambutannya di acara ini, ketua Wanita PUI, Dra. Iroh Siti Zahroh, M.Si mengatakan, sangat senang dan bersyukur atas kesempatan bertemu dengan warga binaan Pondok Bambu ini. Beliau juga memaparkan program-program Wanita PUI ke depan, dan salah satunya adalah keinginan untuk terus menyambung tali silaturrahim dengan para warga binaan di Rutan ini.Rencana kongkretnya setiap bulan menyampaikan dakwah, mengajar keterampilan yg berbeda dg program yg rutin diberikan.
Ibu Sri Susilarti Bcip, SH, M.Si, kepala Rutan kelas IIA Pondok Bambu Jakarta Timur menyambut keinginan ketua Wanita PUI ini. Dalam sambutannya, ibu Sri juga menjelaskan kondisi warga binaannya. Bahwa warga binaan bukanlah orang - orang yang harus ditakuti. "Mereka adalah orang-orang yang sedang disayang Allah, dan nanti ketika keluar dari sini, meteka akan menjadi manusia-manusia yang lebih baik lagi", ujarnya yang diaaminkan oleh keluarganya.
Ibu Sri Susilarti Bcip, SH, M.Si, kepala Rutan kelas IIA Pondok Bambu Jakarta Timur menyambut keinginan ketua Wanita PUI ini. Dalam sambutannya, ibu Sri juga menjelaskan kondisi warga binaannya. Bahwa warga binaan bukanlah orang - orang yang harus ditakuti. "Mereka adalah orang-orang yang sedang disayang Allah, dan nanti ketika keluar dari sini, meteka akan menjadi manusia-manusia yang lebih baik lagi", ujarnya yang diaaminkan oleh keluarganya.
Acara inti yaitu siraman rohani yang disampaikan oleh ustadz. Sulhan, dan ustadzah Herliani tidak kalah menarik. Dalam ceramahnya, ustadz Sulhan menggambarkan bahwa kehidupan itu harus dilandasi oleh dua hal yaitu syukur dan sabar, manusia tidak akan pernah luput dari ujian baik ujian kesenangan ataupun ujian kesedihan yang keduanya membutuhkan rasa syukur dan sabar kita. Diakhir ceramahnya, ustadz Sulhan memberi hadiah sebuah do'a yang indah untuk warga binaan yang hadir: "Allahummaj'alnii syakuuro, waj'alnii shoburo, waj'alnii fii 'ainii shogiiro wa fii 'ayunin naasi kabiiro" .
Selaras dengan ustadz Sulhan, ustadzah Herliani dalam ceramahnya juga mengingatkan akan pentingnya terus bertawaqqal dan memotivasi untuk mengisi Ramadhan dengan amalan-amalan terbaik karena Ramadhan adalah bulan yang membawa Rahmat, Ampunan dan dijauhkannya dari api neraka.
Dari data yg didapatkan kasus yg dialami warga binaan ini 61% karena narkoba. Seiring dg ini dalam salah satu program Wanita PUI adalah berkontribusi untuk dalam penyadaran hukum secara baik dan bertanggungjawab. Rintisan kerjasama dilakukan dengan BNN.
Dari data yg didapatkan kasus yg dialami warga binaan ini 61% karena narkoba. Seiring dg ini dalam salah satu program Wanita PUI adalah berkontribusi untuk dalam penyadaran hukum secara baik dan bertanggungjawab. Rintisan kerjasama dilakukan dengan BNN.
Tebar Cinta Wanita PUI berlanjut esok harinya dengan acara santunan yatim yang diadakan di masjid al-inabah, pancoran, tepat di depan kantor pusat PUI.
Sekitar 62 yatim hadir dalam acara itu. Acara di mulai selepas ashar hingga berbuka bersama.
Semangat terus Wanita PUI, tebarkan cinta kepada sesama. Semoga Allah senantiasa meridhoinya.
